Jalanin Program Java tanpa Java

Posted 3 Juli 2009 by tdmanutd
Categories: Curhat

Tags: , , , ,

Kerja Praktik.

Disuruh bikin suatu program uploader di mesin ATM. OSnya pake Windows XP. Tidak ada jaminan di semua mesin ada .NET Framework atau Java Runtime Environment. What’ll you do?
Mungkin buat temen-temen yang jago ato tepatnya belum keracunan bikin program di IDE ber-’Intellisense
macam NetBeans ato Visual Studio, bakal menyarankan pake C++ ato Delphi Pascal. Tapi sayangnya, gw dan Fahmi yang masih cupu ini bener-bener udah lupa (ato males?) buat kembali ke C++ ato make lagi bahasa Pascal.

Akhirnya setelah cape mengeksplorasi C++ (lagi, padahal belom sehari) dan hampir mengeksplorasi Pascal, gw berpikiran untuk mencari cara menjalankan program .NET Framework tanpa make .NET Framework. Impossible ternyata. Hasil googling berbicara kalo itu seperti menegakkan benang basah, seperti mencari jarum dalam tumpukkan jerami. Mustahil. For now. Yah, susah ngakalin si produk berbayar ini emang.

Pikiran picik kedua jatuh ke Bahasa yang punya IDE mantep lainnya, Java dengan Netbeans 6.5.1-nya. Okeh. Saatnya googling dengan kata kunci “how to run java programs without java runtime environment yang akhirnya berujung pada gw menemukan berbagai macam program java2exe dan kawan-kawan di softpedia dan website-website sejenis. Yah, ternyata hanya omong kosong belaka, beneran sih emang si file .jar yang jadi runtimenya java ini berubah jadi .exe biasa, tapi ternyata dia tetep butuh Java Runtime Environment (JRE). Yah, gagal. Terpaksa nih C++ lagi.

Tapi (lagi) ternyata (lagi) gw diselamatkan oleh sebuah forum yang salah satu anggotanya nunjuk link ke web Excelsior-USA. Disini gw udah mulai senyum-senyum karena programnya berukuran 85MB, beda dengan program lain yang maksimalnya 10MB (teorema dasar 1: ukuran menentukan kualitas). Gw unduh dan gw jalanin. Mirip sama program yang lain, program ini juga ngasih wizard buat ngerubah file .jar jadi .exe. Setelah ngelewatin tahapan-tahapannya jadilah sebuah file .exe bersama folder-folder temannya. Ukuran file jadi 30MB-an dari sebelumnya file .jar yang cuma 25KB. Bengkak kaya gajah sih, tapi demi ngoding dengan damai, penggunaan teorema dasar 1, dan penggunaan teorema dasar 2 (teorema dasar 2: Harga memori saat ini sudah murah dan besar-besar), gw akhirnya memutuskan untuk memakai si Excelsior ini jadi alat bantu pengembangan program saat gw KP ini. Prinsipnya ngoding damai, dan let the system do the rest…

PS: Teorema di atas hanyalah fiktif belaka, bila ada kesamaan maka itu bukanlah sebuah kesengajaan.

oh Ngelaju

Posted 9 Juni 2009 by tdmanutd
Categories: Curhat

Tags: , ,

[Cerita 2 dari 2 Bagian]

buat yang belom baca part 1-nya, monggo dibaca di sini

Melanjutkan cerita 1-nya, setelah gw menerima surat birokrasi si mba sekretaris, gw akhirnya memutuskan untuk pulang. Saudara Agus yang pagi harinya datang naik busway bersama saudara Fahmi, di saat pulang merasa bingung dengan jalan pulangnya. Ternyata paginya dia diantar oleh mamahnya ke rumah Fahmi untuk berangkat bersama. Akhirnya gw memutuskan untuk memberinya tebengan. FYI, rumahnya ada di Radio Dalam, yang mana waktu gw SPMB dulu gw pernah lewat sana dan jaraknya mirip-mirip dengan jarak ke Kalibata dengan intensitas macet lebih rendah. Dengan alasan lain ingin mencoba jalan alternatif, akhirnya gw mengantar si bocah satu ini.

Saat di jalan Gatot Subroto, Fahmi ngasi tau ke Agus kalo besoknya (selasa 9 Juni 2009) kita udah bisa kerja. Setelah ngasi tau (nelponnya sambil minggir biar kedengeran, Jakarta bising!), tiba-tiba si Agus nanya ke Fahmi, “Mi rumah gw arah mana ya? gw lagi di Semanggi ni…”. ASTROJIM! sontak gw kaget.. gila ni anak ga tau jalan pulang.. Setelah dikasitau Fahmi ternyata si Agus belom juga ngerti arah pulang, jadilah gw jalan lurus terus, sampe akhirnya si Agus teriak2 minta belok kanan. Duuuh, harus muter balik dong…

Terpaksa deh balik dan nganter ni bocah sampe rumah… Udah disuru masuk rumah ditawarin minum, tapi mengingat perjalanan masih cukup panjang, gw sadar diri nanti keburu magrib sampe gw masuk rumah. Akhirnya emang butuh sekitar 45 menit lagi dari rumah si Agus untuk sampe rumah.

Fiuuh, perjalanan yang cukup panjang sih, tapi gw ngerasa kejadian ini (cieeh) membuka mata gw. Pertama gw tau gimana beratnya kehidupan (cuma dalam perjalanan ke Jakarta doang sih) para ngelaju-ers… Yang kedua, gw bisa jadi lebih rajin (amiin) untuk bangun pagi. Ga seperti di Bandung yang jarak kosan-kampus cuma 10 menit di mana gw sering telat ato males dateng, gw merasa jadi lebih menghargai waktu aja di sini… hehehe..

oiya, satu kesimpulan lagi, Bagi yang bilang Hidup di Jakarta itu berat, wait till you live in Depok :D

[end of story]

Ngelaju

Posted 8 Juni 2009 by tdmanutd
Categories: Curhat

Tags: , , ,

[Cerita 1 dari 2 bagian]

Hari senin tanggal 8 Juni 2009 adalah (harusnya) hari Kerja Praktik gw pertama kali. Kerja Praktik, ato kalo kata mamah sih lebih enak dipanggil magang, yang bakal gw jalanin ini bertempat di BRI Pusat, yang tempatnya di bilangan Sudirman. Yap, hari pertama! Semangat membumbung tinggi.. Hari pertama ini kata Fahmi Mumtaz sebagai ketua Sudirboys cabang BRI (diangkat dengan pemilihan sistem kebulatan suara tentunya) adalah buat ngambil SKP (apa ya singkatannya? Surat Keterangan Pegawai kali ya?) untuk masuk di divisi IT-nya.

Seperti yang teman-teman ketahui, saya adalah penduduk asli kota Depok. Perjalanan Depok-BRI setelah saya telusuri dengan googlemaps katanya berjarak 25,3 km (30 menit perjalanan kata googlemaps, wew..). Namun karena gw (semua orang kayanya) tau kalo Jakarta macet, maka gw mengambil perkiraan perjalanan bakal 4 kali lipatnya, ato 2 jam. Pagi-pagi dengan tenangnya gw berangkat jam 7, menggunakan motor Vega R merah punya adek gw (Vega R gw istirahat dulu lah), dengan harapan gw bisa nyampe jam 9. Oh iya, kita janjian sama bapak-bapak surat (sebut aja begitu) jam 10. Hari pertama, jelas first impression itu penting. Daripada telat, mending nunggu aja di sana, begitu kata mamah.

OK, dan gw pun berangkat. Hmm, adem masih pagi… Lewat jalan Margonda Depok, lancar jaya, tumben banget tuh. Berlanjut ke Lenteng Agung, yang ternyata oh ternyata menjadi titik macet pertama yang gw lalui dari sekian titik macet lain nantinya (spoiler). Macet Lenteng Agung dan Margonda tadi sebenernya udah familiar buat gw karena dulu gw sekolah di SMAN 28 juga lewat jalan-jalan itu. Dulu lebih macet malahan sepertinya..

Setelah Lenteng Agung lewat, masuklah ke kawasan bernama Pasar Minggu, Kalibata, dan Pancoran. AARRGGHH this is morning hell!! Dengan hanya ada 2 jalur jalan, penuh dengan bis kota oren bernama Metromini dan Lampu Merah serta belokan ke kiri dan kanan yang banyaknya sejuta, jalan ini bener-bener deh.. Jaraknya juga lebih dari 5 kilo kayanya. Di tempat inilah aku menghabiskan banyak hidupku di pagi hari.. T_T

fiuuh, setelah melewati morning hell tadi, sampai juga di jalan gede bernama Gatot Subroto. Macet sih tetep, walaupun udah berkurang karena lebar jalanannya. Macet bener-bener berhentinya itu ada di daerah Mampang yang emang terkenal macet. Jalan terus dengan damai (tetep macet sih, tapi lumayan kalo dibandingin sama morning hell tadi) sampe Semanggi, tempat gw bingung belok di mana karena motor cuma boleh di jalur lambat katanya. Belokan pertama gw belok, ternyata salah arah.. tapi gw udah sampe daerah Sudirmaaaan!! Oh senangnya hati ini… akhirnya muter di bunderan entah apa namanya dan lurus terus sampe gedung BRI. Sempet muter-muter dulu sih di sana (yang artinya gw muterin Sudirman 3 kali) soalnya masih jam 9 kurang 15. Beres muter-muter jam 9.30, langsung masuk dan ketemu Fahmi+Agus.

Abis itu, langsung deh kita ke lantai 20 buat ketemu sama bapak-bapak surat tadi, dikasih surat SKP-nya, dan kata Bapaknya kita ngasi aja langsung ke sekretaris divisi IT-nya. Ok, kita turun ke lantai 5 tempat divisi IT berada.Ketemu sama sekretarisnya, ngasi suratnya dan kata-kata menusuk itu datang dari mulut mba-nya. “Oh, oke nanti akan kita kabari 2-3 hari lagi ya, biar bisa kita tentuin topiknya, waktunya, dan lain-lainnya..”. Buat bung Fahmi dan Agus mungkin hanya birokrasi biasa… tapi buat gw itu birokrasi versi David Samuel, di mana dengan kata-kata mba itu gw mau ga mau harus pulang dan menempuh si perjalanan balik dengan waktu yang kira2 mirip lah… Oh ngelaju…

[End of part 1]

Nantikan part 2 dari cerita ini, yang lebih aneh lagi.. >.<

Fix You

Posted 9 Mei 2009 by tdmanutd
Categories: Curhat

Coldplay… Always help me when things got worse…

When you try your best, but you don’t succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can’t sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you’re too in love to let it go
But if you never try you’ll never know
Just what you’re worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face
And I…

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face
And I…

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Try it my friend… It Helps

Tamparan Realita

Posted 9 Mei 2009 by tdmanutd
Categories: Sepakbola

Siang tadi baru aja kena tamparan realita… Cukup sakit ternyata..

Tamparan realita yang terjadi di dunia sepakbola IF tepatnya, buat temen-temen mungkin ada yang menganggap kurang penting (emang sih). Sebuah pertandingan uji coba, lawannya Teknik Kelautan. Hasilnya IF kalah telak 4-0…  Pembantaian…

Dari segala aspek permainan kita (IF maksudnya) bener-bener kalah dari mereka. Dari serangan dan pertahanan, cara bermain, passing, tehnik, dan (bahkan) semangat. Sebagai seorang pemain bertahan, kebobolan 4 dalam 1 pertandingan bener-bener bikin gw merasa malu. Apalagi ini pertandingan pertama yang dipimpin sama kapten Fahmi dan temen-temen 2005 udah pensiun (seharusnya, walopun masih dipanggil 3 orang karena kurang orang -_-).

Tim baru, darah baru, dan semangat baru harusnya muncul di tim baru ini. Nyatanya yang gw rasakan ngga juga, orang-orang yang gw pikir bakal dateng ternyata ga dateng. Dan wajah-wajah yang muncul itu-itu lagi. Yah, emang harus diakui pada ujungnya we are all to blame. Tidak ada maksud untuk menyerang siapapun, tapi gw rasa permainan tadi siang bener-bener ngga ada tujuan yang jelas. Lini belakang sama sekali ga ngasi fondasi permainan yang bagus. Lini tengahnya ngga bisa menahan serangan dan mengalirkan bola yang baik. Lini depannya juga ga bisa melakukan sesuatu yang lebih. Jadilah kita sasaran empuk buat Kelautan yang rata-rata pemainnya sering main bareng – 2005 ke atas.

No excuse for that… Kita harus segera bangun dari ketergantungan temen-temen 2005. Kita harus sadar realita (bahkan hanya) di sepakbola cukup keras. Ayo segera latihan. Ayo tumbuhkan motivasi itu.  Ayo bangkitkan euforia itu lagi…

i miss the night when we defending and attacking together with our happy, winning smile…

Akhir-akhir Ini…

Posted 5 Mei 2009 by tdmanutd
Categories: Uncategorized

Aaah, setelah sekian lama tidak mengupdate, pengen juga mengupdate blog sendiri setelah baca-baca dari agregator blog IF06. Belum lagi ‘utang’ terimakasih kepada teman-teman DE yang rencananya pengen ditulis. Belum lagi macam-macamnya. maaf deh kalo emang ada yang nunggu. Tapi sayangnya, post ini ga bahas gituan kok. Cuma pengen cerita aja apa yang terjadi akhir-akhir ini.

Pertama, yang most notably sekitar 3 minggu yang lalu akhirnya turun dari jabatan kadiv keprofesian HMIF. Di satu sisi melihat hasil LPJ dan menengok setaun belakangan, feels like pengen ngulangin lagi dari awal dan betulin semua kesalahan-kesalahan yang udah gw lakuin.  Tapi di satu sisi lainnya gw seneng bisa turun dari jabatan ini, karena yaa gw punya spare waktu dan pikiran untuk melakukan hal lain (padahal jarang rapat sih, hehe). Walaupun hasil LP-nya ga buruk-buruk amat, yah gw ga terlalu gembira juga dengan hasilnya…
Special thanks to Tim DE HMIF 2008/2009 dan dua kasubdiv terbaik yang gw punya, Fabul dan Nur atas semua bantuan dan bimbingan yang diberikan selama ini… I’m nothing without you guys!

Beres LPJ dan menjadi sebutir pasir (frase khusus untuk manusia-manusia tidak berjabatan di IF), konsentrasi tertuju pada Semifinal Microsoft Imagine Cup bersama tim Darah Biru. Seperti kata Andru diblognya, tim yang dibuat dengan target hanya sebagai partisipan ini LUCUNYA bisa nembus di semifinal dengan software berjudul VENA. Setelah senang-senang selama kurang dari 1 jam, akhirnya kita harus kembali menghadapi realita. Realita bernama coding. Yah, demi mengejar mimpi itu semua effort dikeluarkan. Nginep di sekre, rumah Andru, sekre lagi, bolos lagi. Haha. What a week! Sayangnya mungkin ga banyak yang bisa gw sumbangkan buat VENA seperti Puja dan Andru saat itu. Sedih. Menyesal tidak bisa memberikan yang maksimal saat itu. Sorry guys…

Sampe akhirnya kita ke Jakarta dan melihat 2 realita lain bernama Moses yang , Sumpah, membuat gw kagum setengah mati, dan Juri yang memberikan ‘masukan-masukan’ berharga buat kita. Jadi kepikiran juga buat ngembangin VENA ini nanti bersama Darah Biru ini. Bisa ga ya Ja, Ndru, Nes? I Think IT’S USEFUL ;)
Pulang dari Jakarta, gw berkata pada diri sendiri… It’s one of the best experience I have… Surely it is… bener-bener petualangan yang melelahkan tapi membanggakan…
Makasih buat Puja yang memberikan contoh gimana caranya memimpin tim, gimana caranya mendorong tim… buat Andru yang bisa membagi-bagi tenaganya untuk berbagai realita dengan hasil yang maksimal… buat Ernest dengan analisis di luar perkiraan dan skill english presentation-nya yang aduhai. I trully envy you all, Guys..

Selesai dari salah dua momen terbesar hidup itu, akhirnya dihadapkan pada realita yang sebenernya. Tugas-tugas-tugas… Where deadlines is the time where another deadlines comes.. Saat tidak ada yang namanya tugas besar. Semua tugas adalah besar, tidak ada yang kecil… Saat akhirnya gw kehilangan motivasi untuk dateng kuliah… I don’t see the importance of it except the present list.. Tugas lebih penting… Pengen ada saat libur… merenungkan sesuatu…

Eniwei, Sadar ga sadar setelah membaca tulisan ini dan tulisan temen-temen IF06 di agregator, emang isinya rata-rata seperti kesal dengan tugas-tugas ini.. pengen selesai dari ini semua dan lain-lain…

But, Hey! What didn’t kill us, make us stronger… (Ini berlaku buat lo juga, To!)

- jam 01.11 @ Sekre 2 sambil menunggu Arsenal vs United-

4-3-3

Posted 13 Januari 2009 by tdmanutd
Categories: Uncategorized

Masa Olimpiade ITB. For the Game We Love. Yup itulah tagline yang dibawanya…

Olahraga yang paling gw suka tentu aja sepak bola. Di HMIF sendiri saat Olimpiade 2009 ini, tim sepakbola udah mempersiapkan dengan (menurut gw) cukup matang dari fisik hingga taktik. Tapi salah satu perdebatan hangat ada di masalah taktik yang akan dipake. Kita udah ngelakuin 6 pertandingan uji coba, 5 diantaranya pake formasi 3-5-2, dan satu pertandingan terakhir (vs Sipil, runner up Ganesha Footbal League) kita coba pake formasi 4-3-3. Dan menurut Pelatih Heri Marbun, waktu itu permainan kita jauh lebih bagus.

Well, lagi browsing-browsing di sekre, gw dapet artikel menarik di elitesoccerconditioning.com ditulis oleh Adam Lowery. Daripada ngeklik linknya, ini gw kopas aja dari sitenya langsung. Moga-moga bisa membantu membuka wawasan, :D

————————————————————————————————————————————————

This attacking formation has been used by national sides of Brazil (62), and more recently Portugal and Holland. Amongst the more notorious of coaches it has been effectively deployed by Jose Mourinho, Zdenek Zeman and Jesualdo Ferreira and Ajax, Rosenborg and Chelsea are included in the many club sides that have used this system of play. So what is it, how is it normally used, what benefits does it have, and what are its draw backs?

4 3 3 Set Up


4 – 3 – 3 is normally set up in the following line up: Goalkeeper, Right back, 2 Centre backs, Left back, 3 Central midfielders (one holding), 3 Attackers including a Right and Left wing and a central striker.


4 3 3

This formation favors teams boasting a good central defensive midfielder who is able to hold their position, disrupt the oppositions attack and maintain possession offering support in front of the defensive line and support behind the two other central midfielders and attackers. The defensive central midfielder should be able to read the phases of play effectively and have good awareness of passing options and they must be disciplined in maintaining and organizing shape, balance and depth to their team.

Wingers in the 4-3-3


Teams that use the 4 – 3 – 3 formation typically have 2 lively wingers who provide width in attack and defensive support when not in possession. The 2 wingers should like to run with the ball and like to dribble but in addition should they be comfortable dropping back to support the defensive line when needed. The wing position in this formation can be a physically demanding role and also demands a high quality end product so its effectiveness can be limited by the personnel a coach has available.

Central Striker in the 4-3-3


The central striker can play several roles in this system depending on their strengths as an individual and the tactics and weaknesses of the opposition back line. Some use the striker as ‘touch the net’ player who will create depth to the side making their runs between the 2 centre backs and keeping these 2 players occupied. This creates space for the 2 wingers to attack the full backs in 1 on 1 situations. Using this ‘touch the net’ run creates an immediate outlet when possession is regained and suits a strong robust striker.


One potential drawback with the 3 attackers


One potential drawback with the 3 attackers occurs when the ball is switched to the wide players and the central player can become isolated in and around the penalty area when the cross is delivered. In this scenario it is imperative that the opposite winger joins the central striker in the danger areas as does at least 1 of the two attacking midfielders, whilst the other attacking central midfielder will look for pull backs and knock downs a little deeper than the attacking runs which are higher up into the penalty area.

What if the opposition holds their defensive line high up


If the opposition back four hold their defensive line high up the pitch and do not allow the central striker to create depth then a combination of the striker coming short to draw a centre back further up field, the two wingers keeping wide to stretch the back line and forward runs form the 2 attacking midfielders beyond the defensive line can be used to open the defense. If in this scenario the centre back does not follow the striker then the striker can turn on the ball and play through to either attacking centre midfielder or behind the full backs for the wingers to attack. Due to the numbers of players who can become involved in the attacking third this system of play can become a very attacking formation.

The Back Four


The back four essentially play a traditional role when not in possession denying space and pressurizing in key areas but with the defensive central midfielder on hand to help with 2nd balls and compacting the oppositions midfield play. For more information on defensive shape and organization please refer to the forthcoming articles on defensive principles. When in possession and the ball has switched wide to winger the opposite full back should push forward to fill the space left by his own winger who will make attacking runs inside to support the central striker. As this occurs the defense will slide across to maintain balance and shape.

Key to a successful 4-3-3 formation


When not in possession the 4 – 3 – 3 formation almost becomes a 4 – 5 – 1 system as the 2 wingers should ‘sag’ back in to the middle third to compact the opposition’s midfielders. If the opposition is playing a 4 – 4 – 2 system there is also opportunity to press for the ball higher up the pitch in the attacking third. This can force the opposition to play more directly through to their forwards and allow more chances to regain possession. The key to a successful 4 – 3 – 3 formation occurs in the moment of transition in play between the opponents possession and regaining the ball. Immediately possession is gained the team must be prepared to create width, depth and support at pace and can sometimes be seen as a counter attacking tactic against strong teams.

————————————————————————————————————————————————-

Formasi ini, yang paling noticable di otak gw adalah saat Ronaldinho-Eto’o-Giuly merajalela di Spanyol dan Eropa periode 2004-2006 dan Chelsea lewat serangan baliknya saat ditangani Mourinho (pra kedatangan Shevchenko). Gw rasa HMIF punya resource untuk formasi ini, kecuali posisi full back yang asumsi gw butuh stamina lebih untuk maju-mundur. Moga-moga apaun formasi yang dipake saat Olimpiade nanti membawa HMIF ke target tertinggi: Medali Emas… Amiinn…

[Tagged!]10+1 Things ’bout Me…

Posted 1 Januari 2009 by tdmanutd
Categories: Curhat

Karena udah ditag 3 orang, yup gw harus ngisi blog gw tentang 10 random facts about me…

——————

The Rules!!!!

1. Each blogger must post these rules.

2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves.

3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.

4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog

—————-

Langsung deh gw mulai…

1. Gw Introvert

Yay, setelah gw sadari, ternyata gw orang yang introvert… cenderung tertutup buat orang lain dan lebih senang untuk melakukan hal-hal ga jelas di rumah sendirian. Mungkin ada temen-temen yang pernah mengalami sesuatu yang ga mengenakan karena sifat gw ini, mungkin tiba-tiba gw ngilang ga jelas, ato diajak ke mana-mana susah, ato yang lain deh. Yaah, itu emang kayanya sifat gw dari dulu sejak jaman SMP kayanya. Sejak masuk kuliah, gw mencoba dengan susah payah untuk ngilangin sifat ini. :D

2. Gw suka sepakbola

Kebiasaan sejak zaman SD, bikin gw ketagihan ama yang namanya sepakbola berbagai bentuk, entah di lapangan gede, lapangan blok, lapangan futsal, bahkan di jalanan. Yup, waktu SD-SMP, gw main bola selalu di tengah jalan umum di komplek gw dengan teman-teman. Mirip bockam (bocah kampung -red) sih, tapi sebagian besar kecintaan gw terhadap sepakbola terlahir dari jalanan itu. Sekarang karena udah tua, jadi malu deh mau main di tengah jalan. Gantinya, gw selalu nyewa lapangan bersama temen-temen yang juga suka main bola.

Karena suka sepakbola, tentu aja gw punya tim favorit,that is, Manchester United, yang tak terkalahkan. Sayang gara-gara udah ga ada yang nyiarin Liga Inggris (pertandingan langsung MU terutama), gw jadi agak kurang gereget lama2 mendukung MU. Tapi kalo soal hati, tentu saja MU! MU! MU!

3. Gw gamer

Another habit from childhood. Yap, dari jaman nintendo, berlanjut ke PS, hingga sekarang PCGame, gw adalah gamer. Not a hardcore gamer. Yap, gw beruntung orang tua gw membatasi gw dalam main game. Misalnya dengan tidak membelikan PS2 ato PC dengan spek gila-gilaan.

Dulu sih, gw suka segala macam jenis game. Tapi sekarang, gw cenderung main game dengan tingkat replay value yang tinggi. Macam FM ato PES. Yah, semakin tua gw pengennya bisa dikurangin, demi profesi dan karir ntar, ahaha… Ga kebayang aja, pas gw udah kerja dan punya anak, gw tetep di kamar buat main FM. >.<

4.Gw ga suka sayur

Yeah, this is weird… Beda sama mami yang ga suka sayur karena masalah pencernaan, gw ga suka sayur karena rasanya (haha…). Padahal gw tau kalo ga makan sayur itu pasti cepet mati, haha… Eh, tapi sayur yang gw ga suka di sini adalah pure sayur, macam hmm, makanan kaya gado-gado, pecel, dkk. Kalo sayur sop ato sayur bayem gtu, ntah kenapa gw masih suka.

Gw jadi inget, waktu SMA gara-gara temen-temen gw tau kebiasaan buruk ini, jadi pada iseng buat ‘mencekoki’ gw sayur yang pure itu. Sampe dipegang-pegangi kayak anak kecil dikasi minum obat. haha… Untung ga sampe muntah karena saking anehnya rasa sayur itu di mulut gw. Sayangnya ga berhasil merubah gw untuk jadi cinta sayur, haha…

5. Gw ringan

Entah kenapa, gw yang porsi makannya sedikit lebih banyak ini punya berat yang selalu <=55 kg. Ga pernah lebih. Mungkin ada korelasinya sama ga suka sayur ya? tapi masa sih? Perasaan gw yang bikin orang gemuk kan daging dengan lemak+proteinnya… Ada juga yang bilang cacingan, tapi perut gw ga buncit, haha. Yang gw bingung lagi, minum Weightgain dan semacamnya pun tidak menambah berat gw. Ada apa ya? harus ke ahli nutrisi tampaknya…

6. Gw ga bisa menghapal nama jalan

Sejak di Depok, Jakarta, lalu Bandung, yang namanya jalan itu gw ga pernah apal. Tiap kali orang tua dateng ke Bandung, dan nanyain alamat, gw ga pernah tau deh. Entah kenapa ya, tapi kalo mw ke suatu tempat (restoran ato landmark tertentu misalnya), biasanya secara refleks gw tau ke sana itu lewat mana, belok di mana (kalo misalnya naik motor). Tapi kalo ada yang nanya nama jalan ke gw, yah siaplah dengan jawaban tidak tahu :D . Bahkan di Depok pun, ditanya jalan X di mana gw masih bingung dan suka jawab ga tau. Haha…

7. Gw suka banget sama yang namanya Mie

Secara ga sadar, ternyata mie adalah jenis makanan favorit gw. Entah apapun jenisnya. Gw juga ga tau apa yang menyebabkan mie ini jadi makanan favorit gw. Tapi analisis gw kayanya vetsin yang biasanya ada di bumbu Mie itu membuat otak gw jadi ketagihan untuk makan ini. hahaha…

8. Gw sering jadi bahan buli-buli T_T

Kayanya sih ini dimulai pas jaman SMA, di saat ada temen gw bernama Nandhut yang duduk di sebelah gw suka membuli-buli gw. Mungkin gwnya juga suka usil kali ya, jadi temen-temen gw jadi ga asing lagi ama gw dan juga berbuat iseng. Yah, akhirnya ini berlanjut sampe kelas 3, di mana temen-temen gw suka membuli-buli gw (Physically+Mentally haha…) dan gw mungkin hanya bisa melawan seadanya.

Lulus SMA, di jaman kuliah ternyata gw juga masih cukup sering dibuli-buli, walopun sekarang gw juga suka buli-buli hahaha… Yeah, lumayan seru sih kalo lagi adu buli-buli (ada gtu)… tapi kadang sakit juga kalo terlalu menohok. But, hey, it’s a sign when your friend love you…

9. Gw ga bisa begadang

Kebiasaan yang menurut gw amat bertolak belakang dengan kebiasaan di tempat gw belajar sekarang, IF ITB. Ya, gw orang yang cepet banget untuk ngantuk. Dari dulu SD, gw selalu didoktrin untuk tidur jam 9 (biasanya ada dunia dalam berita yang menyebalkan itu). Jadilah hingga SMA kelas 1, hidup gw selalu teratur. Maksimal tidur jam 11 malem. Palin lama mungkin jam 12 malem. Sekitar kelas 2 ato 3 SMA, gw mulai mencoba untuk hidup malam, bangun jam 2 ato 3. Tapi tetep aja, gw ga bakal bisa bangun jam segitu kalo ga tidur dulu. Seumur-umur, kayanya gw belom pernah nyalain batere ini selama 24 jam. Bahkan saat nubes pun gw harus tidur dulu, ato tidur ditengah-tengah. Kadang gw takjub sama temen-temen gw yang ga tidur untuk mengerjakan tugas, ato belajar (Most notably: Ical dan Harbag). Bisa ga ya ntar gw kek gtu? Bangun selama 24 jam… Well, liat aja tugas yang dateng ntar :D

10. Gw ga suka lagu Indonesia

Yap, gw ga suka lagu Indonesia. Kenapa? Karena biasanya lagu Indonesia itu suka ga jelas liriknya. Biasanya gw suka dengerin lagu karena liriknya yang mantep dan inspiratif. Kalo lagu Indonesia, paling intinya cuma minta jangan ditinggal pacar, diduakan, mengeluh ga pantes lah, ato apalah yang lemah-lemah dan ga inspiratif itu. Band pertama yang gw suka itu System of A Down yang lirinya di album Toxicity bener-bener inspiratif dan berani banget. Akhirnya gw mencari band-band lain yang lagunya juga semacam itu. Alhasil gw ketemu ama yang namanya Good Charlotte yang jadi band favorit gw sekarang. Kalo band Indo? nanti dulu. Sampe sekarang baru Nidji dengan Laskar Pelanginya ato Sahabat yang menurut gw lirik yang inspiratif.

Phew, akhirnya selesai juga 10 random facts-nya. Tapi karena gw suka sedikit melawan aturan, maka gw putuskan untuk dikit aja yang ditag, dan 2 orang yang beruntung adalah Obbie dan Harbag… well done boy!

Oiya, karena udah baca blog ini, gw tambahin juga 1 fakta tambahan tentang gw…

11. Gw ganteng

Yeah, it’s inspirated by Mars Orang Ganteng by Robert. haha…

My Favourite United XI I’ve Ever Seen

Posted 26 Desember 2008 by tdmanutd
Categories: Manchester United

This post is about my favourite United XI I’ve Ever Seen… Jadi yang ga pernah gw liat main full 90 menit ga gw masukkim di sini. Sorted by position, dengan formasi favorit gw 4-4-2.

GK-Goalkeeper: Peter Schmeichel

Badan gede, reflek luar biasa, dan yang paling penting Master of one-on-one yang bikin pilihan gw jatuh ke kiper asal Denmark ini. Van der sar emang luar biasa, tapi Peter kiper terbaik di dunia di masanya.

RB-Right Back: Gary Neville

Pemain ini adalah alasan gw suka sama MU sekaligus pemain favorit gw. Waktu SD, gw suka bermain jadi bek sayap sampe akhirnya gw ngeliat permainan bang Gary menusuk dari sisi kanan. He’s just so professional and comitted in every game. Sayang akhir-akhir ini permainannya lagi turun banget.

LB-Left Back: Gabriel Heinze

Mengernyitkan dahi? Yup, bukan Irwin dan bukan Evra, pemain ini adalah pemain favorit gw di slot bek kiri, terutama sebelum cedera. Teknik bertahannya bener-bener bagus, kebalikan dari Evra yang bagus pas nyerang. Gw suka saat dia udah dilewatin sama musuh, kengototannya bener-bener luar biasa dan skill tacklingnya bener-bener bagus. Karena sepakbola ga melulu soal menyerang. Sayang banget abis cedera lawan Villareal dulu, langsung jelek mainnya.

CB-Center Back: Nemanja Vidic & Jaap Stam

Dua orang berbadan besar, agak kasar, tanpa kompromi, dan bener-bener kuat baik duel atas ato bawah. Sama kaya Heinze, gw suka tipe mereka yang punya skill bertahan dan kengototan yang luar biasa. Beda dengan misalnya, Rio Ferdinand yang menurut gw lebih ke tipe tenang dan lebih antisipatif, walopun dia sama sulit ditembusnya dengan Vida dan Stam.

MR – Midfielder Right: Cristiano Ronaldo

Uh, pilihan yang sulit antara Ronaldo dan Beckham. Gw memilih Ronaldo karena saat dia baru dateng ke MU, gw inget banget gw deg-degan nunggu dia main dan dimasukkin Sir Alex cuma buat liat skillnya ngelewatin pemain musuh dengan gampangnya. Beckham punya kelas tersendiri di crossing dan freekick-nya, tapi gw rasa Ronaldo tetep favorit gw dengan berbagai kelebihan-kelebihannya, tapi cuma di dalem lapangan untuk MU. Di luar lapangan ato di timnas Portugal, I hate him. Much.

ML – Midfielder Left: Ryan Giggs

Absolute choice. Ga ada yang bisa menyamai dia di MU. It’s that simple.

MC – Midfielder Center: Paul Scholes & Roy Keane

Duet tengah MU di era 90-2000 awal. Scholesy pemain yang tenang dengan skill mengendalikan permainan luar biasa. Dia ini pemain pendiam yang suka diremehkan sama pemain-pemain lain. Tapi jangan heran kalo banyak best eleven pemain-pemain terkenal (seinget gw gerrard dan hargreaves) selalu memasukkan dia ke dalamnya. Van der Sar pernah bilang kalo Scholes itu punya raport terjelek terbaik. Which mean, di saat dia bermain jelek, semua orang ga bakal sadar dia main jelek. Belum lagi kemampuannya nyetak gol dari lini kedua. Saat dia cedera panjang karena gangguan mata, MU bener-bener ga punya kreator serangan.

Nah, kalo Keano ini tipe pemimpin yang sampe sekarang ga bisa digantiin di MU. Keras, kuat, ngotot, berjuang demi tim, skillful, natural leader. Tekel yang terbang kemana-mana, kontroversi tentang dia, bener-bener membuat gw suka saat dia main untuk MU dan mimpin temen-temennya keluar tunnel ke lapangan. Satu yang gw inget, golnya lawan Juventus di semifinal UCL 1999, bener-bener luar biasa, membangkitkan semangat anak-anak MU. Sedihnya, dia ga bisa tampil di final gara-gara kena kartu kuning saat menekel Zidane.

CF – Center Forward: Ole Gunnar Solskjaer & Wayne Rooney

The 20LEgend, golnya bener-bener menggetarkan hati gw saat final UCL 1999 di menit 90+3. Dia bener-bener pemain yang setia buat MU, walopun sampe dijuluki super-sub. Ada yang inget saat tahun 1999 Ole mencetak 4 gol dalam kurun waktu 10 menit sejak dia masuk menit ke 80 pas MU menang 8-1 lawan Nottingham Forest? Bahkan managernya Nottingham waktu itu bilang kurang lebih kayak gini, “Untung aja si Ole mainnya 10 menit terakhir. Kalo dari awal gw udah ga paham lagi deh “. He’s a pointsaver. He’s make finishing look easy. Please don’t take my Solskjaer away…

Wayne Rooney, penyerang yang ngotot dan punya tendangan superkenceng. Kurangnya cuma 1, kurang egois. Dia lebih mementingkan tim daripada jadi topskor. Banyak banget gol-gol indahnya yang melekat di otak gw ini. Pas lawan Boro taun 2006, nerima umpan lambung dari Ronaldo, langsung disambar tanpa nunggu bola jatoh. Luar biasa. Belum lagi di Semifinal 1 UCL 2006, pas menang lawan Milan 3-2, di menit terakhir, tendangan langsungnya bener-bener ga keduga dan luaaar biasa. Masih muda, tentu aja bang Rooney bakal jadi legenda MU ke depannya.

Well, inilah summary tim favorit MU gw:

1.Peter Schemeichel

2. Gary Neville           6.Jaap Stam           15. Nemanja Vidic         4. Gabriel Heinze

7.Cristiano Ronaldo         18. Paul Scholes          16.Roy Keane          11.Ryan Giggs

20.Ole Gunnar Solskjaer        10.Wayne Rooney

PS: ketigax hari ini… Entah kenapa lagi pengen nulis… :D

Thx for reading eniwei…

Wajah-Wajah Itu Membuatku Kesal

Posted 26 Desember 2008 by tdmanutd
Categories: Curhat

Akhir-akhir ini di sekitar kita, banyak banget wajah-wajah yang bikin gw kesel. Ya itu, wajah para caleg-caleg yang ada dari tiang listrik sampe papan billboard. Ga di Depok, ga di Bandung, ya mbok jadi Caleg itu yang niat dikit lah. Kasihlah visi dan misi dia di situ, apa yang mau dibawain sama dia pas jadi Leg, jangan cuma muka-dengan-pose-setengah-nyengir ato cuma slogan-slogan anti korupsi ato apalah. Basi.

Gw sempet mikir, sebagai orang awam yang baru pertamax (pertama kali) nyoblos nanti, gimana bisa tau gw bener dalam milih caleg-caleg itu. Ya anggeplah, misalnya, sebagai mahasiswa IF tentunya gw bisa dengan mudah mencari sumber di Internet, atopun nyari-nyari di media lain. Tapi buat masyarakat yang sehari-hari makan aja susah, ato orang-orang yang males buat nyari info buat gini-gini, mana sempet mikir begituan. Pas lagi pemilu akhirnya dipilih deh yang mukanya paling ganteng, ato nyengirnya paling lebar. Gw ga bilang itu salah because its exist, tapi kan bisa  lebih baik lagi kalo caleg-caleg itu punya usaha lebih memberi edukasi politik ke masyarakat. Wong ka-HMIF yang ga dibayar aja nulis kok visi-misinya dan apa yang dibawa pas kampanye.

Tadi gw sempet baca juga di 2 Koran berita-berita yang bikin gw tambah males dengan caleg-caleg ini. Yang pertama, caleg di salah satu daerah di Jawa Tengah ketauan (maaf) mencabuli wanita di kampungya (sumber: Poskota). Weleh-weleh, caleg macam mana ini yang kek gini. Untung aja ketauan pas masih jadi caleg, bukan pas jadi leg. Terus yang kedua, tentang anggota DPR yang sering-sering bolos (sumber: Republika). Ada beberapa fraksi katanya yang setuju untuk menghukum anggotanya yang bolos lagi, tapi ada juga yang menolak keputusan itu (yang gw inget PDIP, tanpa bermaksud menjelekkan). Alasannya? Katanya sih karena mereka itu Anggota DPR, bukan Pegawai DPR jadi ga bisa dipaksa. The HELL with that!!! Berapa gaji kalian di DPR hah? Siapa yang milih kalian? Siapa yang ngasih gaji kalian? Sadar woooy…

Bikin kesel aja… dasar…